Browser Anda tidak mendukung javascript.

Online Marketing VS Offline Marketing, Mana yang Lebih Unggul?

13 Apr 2021 17:54 130 730 kata
Sejak berkembangnya tren online marketing, banyak pihak mengatakan bahwa pemasaran gaya lama sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman. Bahkan bisnis online pun sudah banyak menggusur keberadaan bisnis konvensional. Intinya, sekarang semuanya harus serba online. Benarkah demikian?

Sebelum menarik kesimpulan, kita harus mengetahui plus-minus antara pemasaran online dan offline. Pada beberapa kasus, online marketing memang lebih unggul dan menjanjikan hasil yang lebih memuaskan. Tetapi bukan berarti offline marketing sepenuhnya terabaikan. Untuk kasus-kasus tertentu, offline marketing adalah pilihan yang paling tepat.

Lebih jelasnya, mari kita kupas tuntas tentang online dan offline marketing.

Online Marketing

Sebagai tren terbaru di dunia pemasaran, online marketing semakin banyak dipilih karena banyaknya keunggulan yang ditawarkan. Jumlah pengguna internet yang sangat besar menjadi peluang manis yang diperebutkan oleh para pebisnis.

Kemudahan dan kecepatan juga menjadi keunggulan lain dari sistem pemasaran online. Didukung dengan perkembangan teknologi yang serba cepat, keseluruhan proses promosi di internet pun bisa diselesaikan dalam hitungan menit.

Konten promosi di internet juga on-air selama 24 jam penuh. Ini artinya, konten Anda bisa dijangkau calon konsumen kapan saja dan di mana saja. Tidak ada batasan wilayah dalam online marketing. Anda bisa memasarkan produk ke wilayah manapun, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menjangkau pasar internasional.

Dari segi biaya, online marketing juga jauh lebih hemat. Jika dikalkulasi berdasarkan hasil yang didapatkan, online marketing jauh lebih unggul dibandingkan offline marketing. Para penyedia layanan iklan seperti Google Ads pun menawarkan mekanisme pay per click dimana Anda hanya diwajibkan membayar iklan yang diklik oleh pengguna. Sedangkan untuk iklan yang diabaikan, Anda tidak dikenakan biaya meskipun iklan tersebut sudah ditampilkan oleh Google.

Tidak seperti iklan di media offline yang seringkali diabaikan dan tidak tepat sasaran, iklan di media online sudah dikustomisasi dan ditampilkan pada pengguna yang potensial. Basis data penyedia iklan menyimpan informasi lengkap mengenai pengguna layanan mereka, sehingga iklan Anda hanya akan ditampilkan ke pengguna yang berkemungkinan besar untuk tertarik dan membeli produk Anda.

Selain melalui iklan, pemasaran online pun bisa dilakukan dengan banyak cara. Social Media Marketing (SMM) juga sangat potensial dengan biaya yang jauh lebih ringan. Tergantung dari jenis produk dan target yang ingin Anda raih, online marketing akan membantu Anda dalam menjangkau lebih banyak calon konsumen dan meningkatkan reputasi brand Anda di pasaran.

Offline Marketing

Walaupun online marketing menawarkan segudang keunggulan, bukan berarti bahwa online marketing adalah solusi untuk memasarkan semua jenis produk dan jasa. Offline marketing tetap lebih relevan untuk konteks-konteks tertentu, terutama dilihat dari cakupan target konsumen berdasarkan lokasi.

Untuk model bisnis online maupun bisnis konvensional berskala besar yang sudah menjangkau banyak wilayah, online marketing memang sangat ampuh. Lain halnya dengan bisnis yang menawarkan produk atau jasa dimana target konsumennya terbatas di wilayah tertentu.

Misalnya untuk kasus bengkel mobil. Target konsumen yang harus diupayakan oleh pengelola adalah masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar bengkel, serta pemilik mobil yang masih berada di satu kota yang sama. Pada kasus ini, pemasaran offline dengan banner, kalender, maupun melalui jaringan media lokal tentu lebih efektif.

Pemasaran offline akan mampu menjaring calon konsumen potensial berdasarkan lokasi bisnis Anda. Misalnya dengan memasang banner promosi di tempat publik seperti taman atau alun-alun. Banner Anda akan lebih tepat sasaran karena sudah pasti diperhatikan oleh masyarakat yang berpeluang menggunakan jasa Anda.

Bandingkan dengan pemasaran online. Iklan bengkel Anda mungkin akan ditampilkan pada orang-orang di luar wilayah yang hampir tidak mungkin menggunakan jasa Anda. Tentu tidak efektif jika menampilkan iklan bengkel mobil yang berlokasi di Jakarta pada seorang pemilik mobil yang tinggal di Sumatera.

Hal yang sama juga berlaku untuk sektor bisnis lain seperti rumah sakit, lembaga kursus, restoran, dan bisnis-bisnis lainnya yang menargetkan masyarakat sekitar sebagai calon konsumen utama.

Selain barang dan jasa, pemasaran offline juga lebih efektif untuk mempromosikan penyelenggaraan event-event berskala lokal. Kecuali jika event Anda cukup menarik dan memiliki kapasitas yang memadai untuk memperluas cakupan promosi hingga ke luar wilayah.

Pilih Metode Pemasaran yang Sesuai dengan Kebutuhan

Dari pemaparan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa online dan offline marketing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Walaupun online marketing menawarkan lebih banyak keunggulan, offline marketing tetap lebih efektif untuk model bisnis yang memiliki cakupan wilayah terbatas. Sesuaikan dengan target, budget, dan kondisi pasar dalam memilih teknik pemasaran yang tepat.

Antara online dan offline marketing, bukan tentang mana yang lebih unggul dari yang lain. Lebih tepatnya, mana yang lebih cocok digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Jika Anda sudah memiliki tujuan pemasaran yang jelas dan terarah, akan lebih mudah untuk menjatuhkan pilihan pada online marketing atau offline marketing.
Portofolio Terkait

5 Trending Topik Artikel Seputar Pandemic Virus Corona

Sejak akhir 2019, dunia sudah digemparkan dengan berita tentang virus corona yang menyerang dunia. Pada awalnya, virus ini diduga ...

selengkapnya

Tips Jitu Membangun Basis Pelanggan di Sosial Media

Sosial media merupakan salah satu inovasi di bidang teknologi yang telah berkembang dengan sangat masif. Berbagai platform sosial ...

selengkapnya

Tips Menulis Judul Artikel yang Menarik dan Bisa Viral

Judul artikel adalah hal yang pertama kali dilihat oleh seorang pembaca. Banyak orang yang hanya membaca judul tanpa melanjutkan ...

selengkapnya

5 Alasan yang Buat Kamu Berpikiran Untuk Menjadi Seorang Penulis Freelance

Tren freelance mulai dikenal para masyarakat karena semakin sempitnya lapangan pekerjaan yang ada di daerah tempat tinggal. ...

selengkapnya

5 Tips Menulis konten untuk Social Media Agar Up to Date

Dewasa ini penggunaan social media sangat erat dan melekat pada kehidupan generasi milenial. Tidak hanya sebagai sarana ...

selengkapnya

Nulisi

Nulisi.com adalah marketplace konten pertama dan terbesar di Indonesia. Nulisi membantu anda menemukan penulis, penerjemah, editor profesional dan berdedikasi dengan tepat sehingga project tulisan anda bisa jadi lebih cepat.

CV. Jago Kreatif Digital

Jl. Hasanuddin No.59 Kota Denpasar, Bali 80232

Sosial Media

 

Jam kerja:
Senin-Jumat 08.00 - 17.00 WIB

Copyright © Nulisi.com 2022 All Rights Reserved.